Review Pertemuan Kedua
Jakarta, 15 Maret 2018
Pertemuan Kedua
Pada pertemuan kedua mata kuliah Pancasila, diberikan
beberapa materi kegiatan yang akan dilakukan pada hari ini. Kegiatan tersebut
adalah:
- Perubahan
letak ruang kelas.
- Penambahan
materi Ketuhanan pada materi Sejarah Pancasila pada pertemuan selanjutnya.
- Materi
Urgensi Pancasila.
- Memberi
tugas.
Berikut ini adalah kegiatan yang dijalankan pada
pertemuan kedua, yaitu:
- Pembelajaran
di mulai pada pukul 13.30 WIB.
- Prioritas
ruang kelas yang digunakan adalah ruang 814, tetapi apabila ruang kelas
digunakan oleh kegiatan perkuliahan yang lain maka alternatifnya menggunakan ruang kelas
914.
- Dosen
memberitahukan kalau materi pada pertemuan selanjutnya, yaitu Sejarah
Pancasila akan ditambah dengan materi Ketuhanan.
- Materi
Urgensi Pancasila adalah sebagai berikut:
1. Dosen
memberi pertanyaan mengenai materi, yaitu:
o Apa
pentingnya Anda mahasiswa mempelajari mata kuliah Pancasila? Bukankah banyak
fakta yang menunjukkan mata kuliah ini tidak penting? Salah satu buktinya
adalah kita sudah ber - Pancasila sejak puluhan tahun lalu tapi kita masih
melihat banyak bentrok dimana - mana. Fakta lain yang paling besar perannya
yang membuat Pancasila jauh lebih berharga adalah para penyelenggara negara
tapi banyak penyelenggara negara yang tidak bisa dijadikan panutan dalam
bernegara yang berlandaskan Pancasila. Bagaimana pendapat Anda?
o Jika
mata kuliah ini tidak diberikan kepada mahasiswa, apa yang dapat timbul untuk
masa yang akan datang?
o Sherlin
Kamilia dan Endah Triwahyu Setiani menjawab pertanyaan tersebut.
2. Dosen
memberi penjelasan singkat mengenai perbedaan antara PPKn dan Pancasila, yaitu:
o PPKn
memiliki tujuan akhir mengenai rasa cinta terhadap tanah air dan bangsa.
Diharapkan orang terdidik di masa depan dapat memimpin dengan rasa cinta
terhadap negara. Untuk mengenal lebih jauh Indonesia maka diberikan materi atau
pembelajaran sosial.
o Pancasila
bermain di ranah pemahaman atau kondisi dalam keyakinan menjadi petunjuk dalam
tingkah laku. Jika tidak ada Pancasila maka pemahaman nilai agama menjadi
petunjuk dalam tingkah laku.
3. Dosen
berbicara mengenai TKI Indonesia yang dianiaya dan perlakuan negara lain terhadap
warga Indonesia.
4. Materi
Urgensi Pancasila
Ø Tuntunan
dalam bertingkah laku
o Berbicara
mengenai ayat suci Al – Qur’an yang diimplementasikan dalam norma.
o Pancasila
adalah ideologi yang menuntun bertingkah laku.
o Berbicara
mengenai hubungan antarwarga yang berbeda keyakinan.
o Pancasila
adalah salah satu tuntunan dalam bertingkah laku.
o Jadi,
ada 2 tuntunan dalm bertingkah laku, yaitu agama dan Pancasila.
Ø Sejarah
dalam urgensi Pancasila
o Dalam
sejarah, agama lebih dahulu masuk ke Indonesia dibandingkan dengan terbentuknya
Pancasila.
o Agama
jadi pedoman utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
o Indonesia
bukan negara agama. Karena aturan dalam kehidupan bernegara tidak seluruhnya berasal
dari agama apapun, tapi negara yang
menjadikan agama dasar utama dalam kehidupan.
o Pancasila
sebagai pondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
o Apabila
mengupas sila – sila dalam Pancasila dapat menimbulkan dampak positif dan
negatif tergantung kepribadian masing – masing individu dan itulah pembeda
antara Pancasila dan ideologi lain.
Ø Implementasi
pada saat ini
o Kondisi
sekarang seakan Pancasila mulai menghilang. Tidak adanya pendidikan khusus
untuk calon anggota politik atau legislatif dan hanya mengandalkan uang.
o Ke depan,
pasti ada masa pemimpin yang sesungguhnya akan memimpin dengan berpegangan pada
Pancasila dan agama.
o Endah
Triwahyu Setiani bertanya mengenai perjalanan Pancasila beberapa tahun belakang
ini. Dosen menjawab bahwa dokrin pada masa pemerintahan Presiden Soeharto
sangat kuat dan sakral (hanya pemerintah yang punya hak terhadap Pancasila).
Pancasila adalah kata yang sangat bahaya saat diucapkan Presiden Soeharto. Pada
tahun 1998 – 2002 Pancasila mulai hilang di daftar mata pelajaran Indonesia,
tapi tahun 2012 mata pelajaran Pancasila mulai beredar kembali.
o Najma
bertanya mengenai apakah feminisme bertentangan dengan Pancasila atau tidak. Dosen
menjawab Pancasila tidak pernah memihak gender manapun, tapi feminisme lebih
condong ke arah agama. Walaupun Pancasila berpedoman pada agama, tapi tidak
semua ajaran agama tertuang dalam Pancasila.
- Dosen
memberi tugas untuk men – download atau menonton film Bollywood yang
berjudul PK (2014) yang berisi mengenai keberadaan Tuhan. Film tersebut
dijadikan sebagai salah satu materi untuk pertemuan selanjutnya yang akan
membahas Sejarah Pancasila dan Ketuhanan.
Demikianlah kegiatan yang dilakukan pada pertemuan kedua dalam mata kuliah
Pancasila.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar