Materi Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan Ilmu
Perumusan Pancasila sebagai paradigma ilmu
bagi aktivitas ilmiah di Indonesia merupakan sesuatu yang bersifat niscaya.
Sebab, pengembangan ilmu yang terlepas dari nilai ideologi bangsa, justru dapat
mengakibatkan sekularisme, seperti yang terjadi pada zaman Renaissance di
Eropa. Bertitik tolak dari asumsi tersebut, maka das Sollen ideologi Pancasila berperan sebagai leading principle
dalam kehidupan ilmiah bangsa Indonesia.
A.
Pancasila
sebagai Dasar Nilai Pengembangan Ilmu
1. Konsep
Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan Ilmu
Pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat
mengacu pada beberapa jenis pemahaman.
a. Pertama, bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang
dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang
terkandung dalam Pancasila.
b. Kedua, bahwa setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus
menyertakan nilai – nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek
itu sendiri.
c. Ketiga, bahwa nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi
pengembangan iptek di Indonesia, artinya mampu mengendalikan iptek agar tidak
keluar dari cara berpikir dan cara bertindak bangsa Indonesia.
d. Keempat, bahwa setiap pengembangan iptek harus berakar dari budaya dan
ideologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal dengan istilah
indegenisasi ilmu (mempribumian ilmu).
2. Urgensi
Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan Ilmu
Pentingnya Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu dapat
ditelusuri ke dalam hal-hal sebagai berikut.
a. Pertama, pluralitas nilai yang berkembang dalam kehidupan bangsa
Indonesia dewasa ini seiring dengan kemajuan iptek menimbulkan perubahan dalam
cara pandang manusia tentang kehidupan.
b. Kedua, dampak negatif yang ditimbulkan kemajuan iptek terhadap
lingkungan hidup berada dalam titik nadir yang membahayakan eksistensi hidup
manusia di masa yang akan datang.
c. Ketiga, perkembangan iptek yang didominasi negara-negara Barat dengan
politik global ikut mengancam nilai – nilai khas dalam kehidupan bangsa
Indonesia, seperti spiritualitas, gotong royong, solidaritas, musyawarah, dan
cita rasa keadilan.
B.
Menanya
Alasan Diperlukannya Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan Ilmu
Beberapa
alasan Pancasila diperlukan sebagai dasar nilai pengembangan iptek dalam
kehidupan bangsa Indonesia meliputi hal-hal sebagai berikut:
1. Kerusakan
lingkungan yang ditimbulkan oleh iptek, baik dengan dalih percepatan
pembangunan daerah tertinggal maupun upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat
perlu mendapat perhatian yang serius.
2. Penjabaran
sila-sila Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat menjadi sarana
untuk mengontrol dan mengendalikan kemajuan iptek yang berpengaruh pada cara
berpikir dan bertindak masyarakat yang cenderung pragmatis.
3. Nilai-nilai
kearifan lokal yang menjadi simbol kehidupan di berbagai daerah mulai
digantikan dengan gaya hidup global.
C. Menggali
Sumber Historis, Sosiologis, Politis tentang Pancasila sebagai Dasar Nilai
Pengembangan Ilmu di Indonesia
1. Sumber
Historis Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan Ilmu di Indonesia
Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu di
Indonesia dapat ditelusuri pada awalnya dalam dokumen negara, yaitu Pembukaan
Undang-Undang Dasar 1945 Alinea keempat Pembukaan UUD 1945.
Sumber historis lainnya dapat ditelusuri dalam berbagai diskusi
dan seminar di kalangan intelektual di Indonesia, salah satunya adalah di
perguruan tinggi.
2. Sumber
Sosiologis Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan Ilmu di Indonesia
Sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar
nilai pengembangan iptek dapat ditemukan pada sikap masyarakat yang sangat
memperhatikan dimensi ketuhanan dan kemanusiaan sehingga manakala iptek tidak
sejalan dengan nilai ketuhanan dan kemanusiaan, biasanya terjadi penolakan.
3. Sumber
Politis Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan Ilmu di Indonesia
Sumber politis dari Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan
iptek lebih bersifat apologis karena hanya memberikan dorongan kepada kaum
intelektual untuk menjabarkan nilai-nilai Pancasila lebih lanjut.
D.
Membangun Argumen
tentang Dinamika dan Tantangan Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan Ilmu
1. Argumen
tentang Dinamika Pancasila sebagai Dasar Pengembangan Ilmu
Pancasila sebagai pengembangan ilmu belum dibicarakan secara
eksplisit oleh para penyelenggara negara sejak Orde Lama sampai era Reformasi.
Para penyelenggara negara pada umumnya hanya menyinggung masalah pentingnya
keterkaitan antara pengembangan ilmu dan dimensi kemanusiaan (humanism). Kajian
tentang Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu baru mendapat perhatian
yang lebih khusus dan eksplisit oleh kaum intelektual di beberapa perguruan
tinggi. Namun pada kurun waktu akhir-akhir ini, belum ada lagi suatu upaya
untuk mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kaitan dengan pengembangan
Iptek di Indonesia.
2. Argumen
tentang Tantangan Pancasila sebagai Dasar Pengembangan Ilmu
Ada beberapa bentuk tantangan terhadap Pancasila sebagai dasar
pengembangan iptek di Indonesia, yaitu:
a. Kapitalisme
yang menguasai perekonomian dunia, termasuk Indonesia.
b. Globalisasi
yang menyebabkan lemahnya daya saing bangsa Indonesia dalam pengembangan iptek
sehingga Indonesia lebih berkedudukan sebagai konsumen daripada produsen
dibandingkan dengan negara- negara lain.
c. Konsumerisme
menyebabkan negara Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain
yang lebih maju ipteknya.
d. d.
Pragmatisme yang berorientasi pada tiga ciri, yaitu: workability
(keberhasilan), satisfaction (kepuasan), dan result (hasil) mewarnai perilaku
kehidupan sebagian besar masyarakat Indonesia.
E.
Mendeskripsikan
Urgensi Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan Ilmu untuk Masa Depan
Pentingnya
Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu, meliputi hal-hal sebagai
berikut:
a. Perkembangan
ilmu dan teknologi di Indonesia dewasa ini tidak berakar pada nilai-nilai
budaya bangsa Indonesia sendiri sehingga ilmu pengetahuan yang dikembangkan di
Indonesia sepenuhnya berorientasi pada Barat (western oriented).
b. b.
Perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia lebih berorientasi pada kebutuhan
pasar sehingga prodi-prodi yang “laku keras” di perguruan tinggi Indonesia
adalah prodi-prodi yang terserap oleh pasar (dunia industri).
c. Pengembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia belum melibatkan masyarakat luas
sehingga hanya menyejahterakan kelompok elite yang mengembangkan ilmu
(scientist oriented).
F. Rangkuman
tentang Pengertian dan Pentingnya Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan
Ilmu
Pancasila
sebagai dasar nilai pengembangan ilmu, artinya kelima sila Pancasila merupakan
pegangan dan pedoman dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Beberapa terminologi yang dikemukakan para pakar untuk menggambarkan peran
Pancasila sebagai rujukan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,
antara lain Pancasila sebagai intellectual bastion (Sofian Effendi); Pancasila
sebagai common denominator values (Muladi); dan Pancasila sebagai paradigma ilmu.
Pentingnya
Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu bagi mahasiswa adalah untuk
memperlihatkan peran Pancasila sebagai rambu-rambu normatif bagi pengembangan
ilmu pengetahuan di Indonesia. Selain itu, pengembangan ilmu dan teknologi di
Indonesia harus berakar pada budaya bangsa Indonesia itu sendiri dan melibatkan
partisipasi masyarakat luas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar